@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Comfortaa:wght@300;400;500;600;700&family=Poppins:ital,wght@0,300;0,400;0,500;0,600;0,700;1,400&family=JetBrains+Mono:wght@400;500;600&display=swap');

/* Tipografi dasar, disamakan dengan template kita.
   Preview kita efektif memakai Comfortaa (judul), Poppins (teks),
   JetBrains Mono (label kecil). Product Sans tidak pernah dimuat. */
body, body .dialog-off-canvas-main-canvas { font-family:"Poppins",system-ui,sans-serif; }
body h1, body h2, body h3, body h4, body .navbar-brand { font-family:"Comfortaa","Poppins",sans-serif; }

/* Judul section: template kita pakai font-weight 300, bukan 600 */
body #block-tammia-theme-trustbadge-home h2.tm-why__title,
body #block-tammia-theme-faq-homepage h2.tm-faq__title,
body #block-tammia-theme-views-block-testimonial-carousel-block-1 .view-header h2 {
  font-family:"Comfortaa","Poppins",sans-serif !important;
  font-weight:300 !important;
  line-height:1.05 !important;
  letter-spacing:-0.02em !important;
  color:#1a1a1a !important;
}
body #block-tammia-theme-trustbadge-home h2.tm-why__title, body #block-tammia-theme-views-block-testimonial-carousel-block-1 .view-header h2 { font-size:clamp(2rem,4.5vw,3.4rem) !important; }
body #block-tammia-theme-faq-homepage h2.tm-faq__title { font-size:clamp(1.9rem,3.8vw,3rem) !important; }

/* Eyebrow: 11px, letter-spacing .22em */
body .tm-why__eyebrow, body .tm-faq__eyebrow, body .tm-testi__eyebrow {
  font-family:"Comfortaa","Poppins",sans-serif !important;
  font-weight:500 !important; font-size:11px !important;
  letter-spacing:0.22em !important; text-transform:uppercase !important;
  color:#e11d25 !important; margin-bottom:16px !important; display:inline-block !important;
}

/* Teks pengantar section */
body .tm-why__lead, body .tm-faq__lead { color:#414042 !important; font-size:16px !important; }

/* Label mono kecil */
body .testi-location { font-family:"JetBrains Mono",monospace !important; }

/* Judul kartu ikut Comfortaa */
body #block-tammia-theme-trustbadge-home h3.tm-why__card-title { font-family:"Comfortaa","Poppins",sans-serif !important; font-weight:400 !important; }
body .tm-faq__q { font-family:"Poppins",sans-serif; }

/* ---- Koreksi 1:1: nav dan announcement bar terlalu tebal ---- */
body header[role="banner"] nav.navbar ul.advanced-mega-menu > li > .advanced-mega-menu-item-inner > a,
body header[role="banner"] nav.navbar .nav-link {
  font-family:"Poppins",system-ui,sans-serif !important;
  font-size:14px !important; font-weight:500 !important;
  letter-spacing:0 !important; color:#1a1a1a !important;
}
body header[role="banner"] nav.navbar ul.advanced-mega-menu > li > .advanced-mega-menu-item-inner > a.is-active { font-weight:500 !important; }
body header[role="banner"] nav.navbar ul.advanced-mega-menu > li > .advanced-mega-menu-item-inner > a:hover { color:#e11d25 !important; }
body .region-announcement-bar .tammia-announcement-bar,
body .region-announcement-bar .tammia-announcement-bar * {
  font-family:"JetBrains Mono",monospace !important;
  font-size:11px !important; font-weight:400 !important;
  letter-spacing:0.16em !important; text-transform:uppercase !important;
}
body #views-exposed-form-product-search-page-1 #edit-title { font-family:"Poppins",system-ui,sans-serif !important; font-weight:400 !important; font-size:14px !important; }

/* ================= Perbaikan tampilan HP (laporan dari iPhone) ================= */

/* Theme meratakan h2 ke tengah di layar kecil, padahal judul section harus rata
   kiri seperti template. Hero h1 tidak kena karena sudah diatur di injectornya. */
#block-tammia-theme-views-block-kategori-showcase-block-1 h2.section-title,
#block-tammia-theme-views-block-new-arrivals-showcase-block-1 h2.section-title { text-align:left !important; }

/* Logo brand mengecil sampai 8x5 piksel di HP karena slide Slick cuma selebar
   40px, lalu max-width:100% ikut mengecilkan gambarnya. Slide diberi lebar
   minimum dan tinggi logo dikunci. Track yang meluber tidak masalah karena
   blok ticker sudah overflow:hidden. */
/* HP sampai tablet. Di bawah 1200px slide Slick jadi sempit, lalu
   max-width:100% ikut mengecilkan logo: 8x5 piksel di HP, 30x17 di tablet.
   Slide diberi lebar minimum dan tinggi logo dikunci. Desktop 1200px ke atas
   sengaja tidak disentuh karena ukurannya sudah pas dan sudah disetujui.
   Optionset Slick milik Bion memakai slidesPerRow, jadi begitu slide
   dilebarkan logonya menumpuk beberapa baris, karena itu tinggi list
   dikunci satu baris. */
@media (max-width:1199px){
  #block-tammia-theme-views-block-brand-block-2 .slick__slide { min-width:132px !important; }
  #block-tammia-theme-views-block-brand-block-2 .slick-list { height:32px !important; overflow:hidden !important; }
  #block-tammia-theme-views-block-brand-block-2 img {
    height:32px !important; max-height:none !important;
    width:auto !important; max-width:none !important;
  }
}

/* CATATAN: JANGAN pasang overflow-x:clip pada .region-content.
   Sempat dipasang sebagai penahan waktu saya salah menduga halaman bisa
   digeser ke samping. Akibatnya brand ticker yang sengaja dibuat full-bleed
   dengan 100vw ikut terpotong di batas container, jadi pitanya tidak sampai
   tepi layar. Penyebab teks kepotong yang sebenarnya adalah overflow:hidden
   di blok hero, dan itu sudah diperbaiki di injector hero.
   Catatan cara mengukur: getBoundingClientRect() melaporkan kotak layout,
   bukan area yang benar-benar tergambar. Kalau ada leluhur dengan overflow
   clip atau hidden, elemen bisa terlihat terpotong walau angkanya normal. */

/* ================= Panah slider, semua komponen ================= */
/* Diminta lebih kecil, lebih tipis, dan lebih tajam. Ikonnya digambar pakai
   border CSS, bukan font ikon, supaya garisnya tetap tipis dan sudutnya tajam
   di ukuran berapa pun. Berlaku untuk semua slider Slick: hero, banner,
   produk, testimonial. Ticker brand tidak kena karena panahnya disembunyikan
   di injectornya sendiri. */
.slick-prev, .slick-next {
  width:28px !important; height:28px !important;
  border-radius:999px !important; border:none !important;
  background:rgba(255,255,255,0.85) !important;
  display:flex !important; align-items:center !important; justify-content:center !important;
  font-size:0 !important; padding:0 !important;
}
.slick-prev::before, .slick-next::before {
  content:"" !important; display:block;
  width:7px; height:7px;
  border-style:solid; border-color:#1a1a1a;
  border-width:0 1px 1px 0;
  opacity:1 !important; font-size:0 !important;
}
.slick-prev::before { transform:rotate(135deg); margin-left:2px; }
.slick-next::before { transform:rotate(-45deg); margin-right:2px; }

/* ================= Announcement bar jadi marquee satu baris ================= */
/* Sebelumnya isinya membungkus jadi dua baris di HP. Sekarang satu baris yang
   berjalan seperti brand ticker, sama di semua viewport.
   Struktur .tm-ann__mask, .tm-ann__track, dan .tm-ann__group dibuat oleh JS
   Injector tammia_redesign_announcement, karena marquee mulus butuh isinya
   digandakan dan itu tidak bisa dilakukan dengan CSS saja. */
body .region-announcement-bar { overflow:hidden; }
/* ===== tm-rev-bar-tidak-bisa-ditutup =====
   Dulu display di sini SENGAJA tanpa !important, supaya tombol × yang menutup
   bar lewat style.display="none" inline tetap berfungsi. Atas permintaan
   Aditya barnya tidak boleh bisa ditutup lagi, jadi alasan itu gugur dan
   !important justru yang dibutuhkan.

   opacity dan max-height ikut dikunci karena tammia-announcement.js milik
   Bion menutup bar dengan animasi: selain display, dia juga menyetel
   opacity:0 dan max-height:0 inline. Mengunci display saja akan menyisakan
   bar setinggi nol yang tembus pandang.

   Ini hanya jaring pengaman. Yang benar-benar menyelesaikan adalah tombolnya
   dihapus dari isi block, plus JS Injector tammia_redesign_announcement yang
   membersihkan tanda sessionStorage tammia_ann_closed milik pengunjung yang
   sempat menutup bar sebelum perubahan ini. */
body .tammia-announcement-bar {
  display:flex !important; flex-wrap:nowrap !important;
  align-items:center; gap:0 !important; justify-content:flex-start !important;
  opacity:1 !important; max-height:none !important;
  overflow:hidden;
}
/* Block CSS Override milik Bion menyembunyikan REGION announcement di bawah
   768px lewat <style> inline dengan !important. Diminta tampil di semua
   viewport, jadi dibuka lagi. */
@media (max-width:767px){
  /* body ditambahkan supaya spesifisitasnya menang. Aturan Bion ada di <style>
     inline yang dimuat setelah file injector, jadi kalau spesifisitasnya sama
     dia yang menang walau dua-duanya !important. */
  body header .region-announcement-bar { display:block !important; }
}
.tm-ann__mask { flex:1 1 auto; min-width:0; overflow:hidden; }
.tm-ann__track { display:flex; flex-wrap:nowrap; width:max-content; animation:tmAnnMarquee 30s linear infinite; }
.tm-ann__group { display:flex; flex-wrap:nowrap; align-items:center; gap:24px; padding-right:24px; }
body .tammia-announcement-bar .ann-item { white-space:nowrap; flex:0 0 auto; }
/* Tombolnya sudah dihapus dari isi block. Aturan ini menjaga kalau suatu saat
   tombolnya kembali, entah lewat suntingan isi block atau pembaruan theme. */
body .tammia-announcement-bar .ann-close { display:none !important; }
@keyframes tmAnnMarquee { from { transform:translateX(0); } to { transform:translateX(-50%); } }
@media (prefers-reduced-motion:reduce){ .tm-ann__track { animation:none; } }


/* ================= Hover chip kategori =================
   Block CSS Override memaksa teks chip jadi putih waktu di-hover, sambil
   memberi latar merah. Di dalam panel megamenu latar merahnya kalah oleh
   aturan lain, jadi yang tersisa cuma teks putih di atas latar terang dan
   tulisannya hilang. Diminta teksnya hitam, jadi latarnya dibuat tetap
   terang dan teksnya gelap di kedua tempat.
   Selektor mereka .view-shop-by-category .views-field-name .field-content
   a:hover (0,3,1), jadi cukup ditambah body di depan untuk menang. */
body .view-shop-by-category .views-field-name .field-content a:hover,
body .advanced-mega-menu-panel .view-shop-by-category .views-field-name .field-content a:hover,
body .advanced-mega-menu-panel .views-field-name .field-content a:hover {
  background: #fcf0f0 !important;
  border-color: #e11d25 !important;
  color: #1a1a1a !important;
  box-shadow: 0 4px 10px rgba(225,29,37,.18) !important;
}


/* Brand tanpa logo: tampilkan namanya, jangan sel kosong.
   Teks ini datang dari "No results text" field Logo di view brand,
   jadi admin bisa mengubahnya lewat Views UI. */
body .views-field-field-logo .tm-brand-fallback,
body .views-field-field-logo .tm-brand-fallback a {
  font-family:"Comfortaa","Poppins",sans-serif;
  font-size:13px; font-weight:500; line-height:1.3;
  letter-spacing:.02em; text-align:center; color:#8a8a8a;
  text-decoration:none; display:block; padding:0 14px;
}
body .views-field-field-logo:hover .tm-brand-fallback a { color:#e11d25; }


/* ===== tm-rev-no-dummy =====
   Kartu kategori yang fotonya masih grafis dummy bawaan seed
   (berkas /public/brand/cat-*.jpg, lingkaran abstrak buram) dibuat polos
   pink saja, sama persis dengan kartu yang memang belum ada fotonya.
   Begitu Marshella mengunggah foto asli dengan nama berkas lain, foto itu
   langsung muncul tanpa mengubah CSS. */
body .cat-photo:has(img[src*="/brand/cat-"]) { display: none !important; }


/* ===== tm-rev-kartu-produk-seragam =====
   Kartu produk di halaman kategori, halaman brand, dan blok "Mungkin anda
   juga menyukai" disamakan dengan kartu halaman depan.

   CATATAN PENTING, jangan buang waktu seperti saya:
   markup kartu ini TIDAK datang dari view product_by_category. Seluruh
   baris hasilnya digenerate di dalam theme milik Bion. Sudah dibuktikan:
   penanda uji yang disisipkan ke field Custom text tidak pernah muncul,
   dan field biasa yang di-unexclude pun tidak ikut ter-render. Jadi satu
   satunya cara dari sisi kita adalah menggayakan ulang markup itu.

   Yang belum bisa disamakan: baris nama brand di atas judul. Datanya
   memang tidak ada di markup theme, jadi tidak bisa dimunculkan dengan
   CSS. Perlu Bion melepas penimpaan itu.

   Tulisan IDR jadi Rp dikerjakan JS Injector tammia_redesign_katbrand_js. */

body .product-item-wrapper {
  position:relative; display:block; background:#ffffff;
  border-radius:28px; padding:12px 12px 18px;
  box-shadow:0 8px 30px -12px rgba(26,26,26,.07);
  transition:transform .35s cubic-bezier(.2,.8,.2,1), box-shadow .35s cubic-bezier(.2,.8,.2,1);
  margin-bottom:0 !important;
}
body .product-item-wrapper:hover {
  transform:translateY(-6px);
  box-shadow:0 20px 60px -20px rgba(225,29,37,.26);
}

/* Kotak foto */
body .product-item-wrapper .product-image-container {
  position:relative; aspect-ratio:1/1; overflow:hidden;
  border-radius:20px; margin-bottom:16px;
  background:linear-gradient(160deg,#fcf0f0,#f7dedf);
}
body .product-item-wrapper .product-image-container > a {
  position:absolute; inset:0; display:block;
}
body .product-item-wrapper .product-image-container img {
  position:absolute; inset:0; width:100%; height:100%; object-fit:cover; display:block;
}

/* Quick View dan tombol hati dihilangkan, halaman depan tidak punya */
body .product-item-wrapper .qv-overlay,
body .product-item-wrapper .wishlist-btn-wrapper { display:none !important; }

/* Badge diskon: pil merah kiri atas, "10%" "OFF" jadi "-10%" */
body .product-item-wrapper .discount-badge {
  position:absolute; top:12px; left:12px; right:auto; bottom:auto; z-index:2;
  background:#e11d25; color:#fff; border-radius:999px;
  padding:6px 10px; line-height:1; transform:none;
  font-family:"JetBrains Mono",monospace; font-size:10px;
  letter-spacing:.16em; text-transform:uppercase; font-weight:600;
}
body .product-item-wrapper .discount-badge .discount-text { display:none; }
body .product-item-wrapper .discount-badge .discount-percent { color:#fff; font-size:10px; }
body .product-item-wrapper .discount-badge .discount-percent::before { content:"-"; }

/* Judul */
body .product-item-wrapper .product-info { padding:0; }
body .product-item-wrapper .product-title {
  font-family:"Poppins",sans-serif; font-size:14px; font-weight:500;
  color:#1a1a1a; line-height:1.4; margin:0 0 8px; min-height:40px; padding:0 6px;
}
body .product-item-wrapper .product-title a {
  color:#1a1a1a; text-decoration:none;
  display:-webkit-box; -webkit-line-clamp:2; -webkit-box-orient:vertical; overflow:hidden;
}

/* Harga: yang berlaku dulu, harga coret sesudahnya, sama seperti home */
body .product-item-wrapper .product-price {
  display:flex; align-items:baseline; gap:10px; flex-wrap:wrap; padding:0 6px;
}
body .product-item-wrapper .product-price .price-amount {
  order:1;
  font-family:"Comfortaa","Poppins",sans-serif; font-size:18px; font-weight:500; color:#1a1a1a;
}
body .product-item-wrapper .product-price .price-original {
  order:2; font-size:13px; color:#414042; text-decoration:line-through;
}
body .product-item-wrapper .product-price:has(.price-original) .price-amount { color:#e11d25; }
body .product-item-wrapper .product-price .price-from-label { display:none; }


/* --- lanjutan tm-rev-kartu-produk-seragam ---
   Cakupan blok di atas sengaja diperluas dari .view-product-by-category
   jadi .product-item-wrapper di mana pun. Dulu dibatasi satu view dan
   akibatnya halaman /product-search kelewat, masih memakai tampilan lama
   lengkap dengan Quick View.

   Halaman pencarian punya dua beda: badge diskonnya berupa pita miring
   .sale-ribbon berisi SALE, dan judul produknya tidak dibungkus a.

   PENTING: semua selektor anak WAJIB ditempel ke .product-item-wrapper.
   Sempat dibiarkan global dan itu salah: kelas .product-price ternyata
   juga dipakai kartu halaman depan dan /shop, jadi harganya ikut kena
   padding 6px dan bergeser dari judulnya. */
body .product-item-wrapper { height:100%; }
body .product-item-wrapper .sale-ribbon {
  position:absolute; top:12px; left:12px; right:auto; bottom:auto; z-index:2;
  background:#e11d25; color:#fff; border-radius:999px;
  padding:6px 10px; line-height:1; transform:none; width:auto; height:auto;
  font-family:"JetBrains Mono",monospace; font-size:10px;
  letter-spacing:.16em; text-transform:uppercase; font-weight:600;
  display:inline-block; text-align:center; box-shadow:none; overflow:visible;
}
body .product-item-wrapper .sale-ribbon span { color:#fff; font-size:10px; transform:none; display:inline; }
body .product-item-wrapper .product-title {
  display:-webkit-box; -webkit-line-clamp:2; -webkit-box-orient:vertical; overflow:hidden;
}
body .product-item-wrapper .product-title a { color:inherit; text-decoration:none; display:inline; }


/* ===== tm-rev-jarak-judul =====
   Judul halaman dulu cuma 16px dari header dan 8px ke kontennya di halaman
   yang tidak punya injector sendiri, contohnya /product-search. Di halaman
   lain jaraknya diatur satu satu di injector masing masing, jadi tidak
   seragam.

   Sekarang jaraknya diatur sekali di sini untuk SEMUA halaman. Nilai bawah
   36px dan 24px sengaja disamakan dengan yang sudah dipakai di
   tammia_redesign_shop, katbrand, dan cart, jadi halaman yang sudah rapi
   tidak berubah, yang berubah hanya bertambah jarak atasnya.

   Halaman yang menyembunyikan blok ini (/about, /contact, /product,
   /brands, /shop-by-category) tidak terpengaruh. */
body #block-tammia-theme-page-title { margin-top: 56px; margin-bottom: 0; }
body #block-tammia-theme-page-title h1 { margin: 0 0 36px !important; }
@media (max-width: 575px) {
  body #block-tammia-theme-page-title { margin-top: 32px; }
  body #block-tammia-theme-page-title h1 { margin-bottom: 24px !important; }
}


/* ===== tm-rev-kolom-kartu-mobile =====
   Kolom kartu produk milik theme memakai kelas col-auto sebagai dasar,
   baru col-sm-6 dan seterusnya di layar lebih besar. Akibatnya di bawah
   576px lebar kolomnya ikut panjang judul, jadi kartunya besar kecil tidak
   karuan. Dipaksa dua kolom supaya sama dengan halaman depan dan /shop. */
@media (max-width: 575.98px) {
  body .col-auto:has(.product-item-wrapper) {
    flex: 0 0 50% !important;
    max-width: 50% !important;
    width: 50% !important;
  }
}


/* ===== tm-rev-kartu-tinggi-sama =====
   Kartu di satu baris tingginya beda kalau salah satunya punya harga coret
   yang membuat baris harga turun. Penyebabnya rantai tinggi terputus:
   .product-item-wrapper sudah height 100% tapi pembungkus Views di atasnya
   (span.field-content) display inline, jadi tingginya tidak diteruskan.
   Rantainya disambung di sini. */
body [class*="col-"]:has(> .views-field > .field-content > .product-item-wrapper) { display: flex; }
body .views-field:has(> .field-content > .product-item-wrapper) { display: flex; width: 100%; }
body .field-content:has(> .product-item-wrapper) { display: flex; width: 100%; }


/* ===== tm-rev-tombol-konsisten =====
   Patokan tombol utama: sudut 999px, latar #e11d25, teks putih, hover
   #a22a34. Sudah dipakai di Add to cart, Checkout, Terapkan di /shop.

   Yang belum ikut: tombol di /user/login, /user/register, /user/password.
   Aslinya sudut 6px, abu #6c757d di login dan lupa sandi, oranye #ee4d2d
   di daftar. Tiga tampilan berbeda untuk tiga halaman sejenis.

   Dipakai data-drupal-selector, bukan id, karena form Drupal bisa dibangun
   ulang lewat AJAX. Lihat tm-rev-id-ajax di tammia_redesign_produk. */
body.path-user #block-tammia-theme-content [data-drupal-selector="edit-submit"] {
  border-radius: 999px !important;
  background: #e11d25 !important;
  border: 1px solid #e11d25 !important;
  color: #fff !important;
  font-family: "Poppins", sans-serif !important;
  font-weight: 500 !important;
  font-size: 14px !important;
  padding: 13px 32px !important;
  box-shadow: 0 12px 30px -10px rgba(225,29,37,.45) !important;
  transition: all .3s cubic-bezier(.2,.8,.2,1) !important;
}
body.path-user #block-tammia-theme-content [data-drupal-selector="edit-submit"]:hover {
  background: #a22a34 !important;
  border-color: #a22a34 !important;
  color: #fff !important;
  transform: translateY(-2px);
}

/* Jarak bawah halaman user disamakan dengan atasnya. Sebelumnya atas 72px
   tapi bawah cuma 30px, jadi terasa berat ke atas. */
body.path-user #block-tammia-theme-content { padding-bottom: 42px; }


/* ===== tm-rev-tombol-dropdown-keranjang =====
   Tombol Cart di dropdown keranjang sudutnya 8px, tidak ikut patokan pil.

   Yang lebih parah: saat di-hover teksnya hilang. Penyebabnya aturan theme
   di navbar-enhanced.css memakai background: var(--tm-red-2), dan variabel
   itu TIDAK PERNAH DIDEFINISIKAN di mana pun. Nilai var yang tidak
   terselesaikan membuat properti itu jatuh ke nilai awal, jadi latarnya
   bening, sementara warna teksnya tetap dipaksa putih. Putih di atas putih.

   Tombol Mulai Belanja pada keranjang kosong juga diikutkan. Warnanya
   ditulis langsung di atribut style oleh JS theme (#e8533a, sudut 8px),
   jadi harus dilawan dengan !important.

   Selektor sengaja dibuat lebih spesifik dari aturan theme, karena aturan
   theme itu juga memakai !important sehingga menang urutan tidak cukup. */
body #tammia-cart-dropdown .cart-block--contents__links a,
body #tammia-cart-dropdown .tammia-cart-dd-inner > div > a {
  display: block;
  border-radius: 999px !important;
  background: #e11d25 !important;
  border: 1px solid #e11d25 !important;
  color: #fff !important;
  font-family: "Poppins", sans-serif !important;
  font-weight: 500 !important;
  font-size: 13px !important;
  text-align: center;
  text-decoration: none !important;
  transition: background .25s ease, border-color .25s ease !important;
}
body #tammia-cart-dropdown .cart-block--contents__links a:hover,
body #tammia-cart-dropdown .tammia-cart-dd-inner > div > a:hover {
  background: #a22a34 !important;
  border-color: #a22a34 !important;
  color: #fff !important;
}


/* ===== tm-rev-medan-user =====
   Kolom isian di halaman user masih bawaan Bootstrap: sudut 6px, garis
   #dee2e6, latar putih, tinggi 38px. Patokan situs ini diambil dari form
   Contact: sudut 10px, garis #e6e2dd, latar #faf9f7, padding 14px 16px. */
body.path-user #block-tammia-theme-content input[type="text"],
body.path-user #block-tammia-theme-content input[type="password"],
body.path-user #block-tammia-theme-content input[type="email"],
body.path-user #block-tammia-theme-content input[type="tel"],
body.path-user #block-tammia-theme-content select,
body.path-user #block-tammia-theme-content textarea {
  border-radius: 10px !important;
  border: 1px solid #e6e2dd !important;
  background: #faf9f7 !important;
  padding: 14px 16px !important;
  font-family: "Poppins", sans-serif !important;
  font-size: 14px !important;
  box-shadow: none !important;
}
body.path-user #block-tammia-theme-content input[type="text"]:focus,
body.path-user #block-tammia-theme-content input[type="password"]:focus,
body.path-user #block-tammia-theme-content input[type="email"]:focus,
body.path-user #block-tammia-theme-content input[type="tel"]:focus,
body.path-user #block-tammia-theme-content select:focus,
body.path-user #block-tammia-theme-content textarea:focus {
  border-color: #e11d25 !important;
  outline: none !important;
  box-shadow: none !important;
}
